1. Home
  2. LDKS
  3. LDKS & KKI 2025 SMK Labusta: Melatih Kepemimpinan, Kemandirian, dan Wawasan Dunia Kerja

Ekstrakurikuler SMK Labusta: Ruang untuk Mengasah Bakat dan Karakter Siswa

Table of Contents

SMK Lab Business School Tangerang memahami bahwa siswa tidak bisa berkembang hanya dari pelajaran di kelas. Mereka butuh ruang untuk bergerak, berekspresi, dan belajar hal-hal di luar buku pelajaran. Karena itu, Labusta menyediakan berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang bisa dipilih sesuai minat:

  • Paskibra

  • Tari Tradisional

  • Futsal

  • PMR (Palang Merah Remaja)

  • Pramuka

Ekstrakurikuler ini bukan sekadar “pengisi waktu sore”, tetapi bagian penting dari pembentukan karakter dan kepribadian siswa.

Paskibra: Disiplin dan Rasa Cinta Tanah Air

Ekstrakurikuler Paskibra cocok untuk siswa yang ingin melatih kedisiplinan dan ketegasan. Di sini, mereka belajar:

  • baris-berbaris,

  • tata upacara bendera,

  • kekompakan gerak,

  • dan mental yang kuat.

Latihan memang tidak ringan, tapi hasilnya terasa: siswa menjadi lebih rapi, terbiasa tepat waktu, dan mampu bekerja sama dalam tim. Bagi orang tua, Paskibra adalah pilihan yang baik jika ingin anak belajar disiplin dengan cara yang terarah.

Tari Tradisional: Melestarikan Budaya dan Melatih Kepercayaan Diri

Di ekstrakurikuler Tari Tradisional, siswa dikenalkan pada kekayaan budaya Indonesia. Mereka belajar:

  • gerakan dasar tari tradisional,

  • ekspresi wajah dan tubuh,

  • serta kekompakan saat tampil di depan umum.

Siswa yang awalnya pemalu pelan-pelan terbiasa tampil di depan orang banyak. Ini sangat membantu dalam mengasah kepercayaan diri dan kemampuan berkomunikasi non-verbal. Sekolah juga sering melibatkan tim tari dalam berbagai acara, sehingga siswa punya kesempatan merasakan panggung yang sesungguhnya.

Futsal: Olahraga, Kerja Sama, dan Sportivitas

Bagi siswa yang gemar olahraga, Futsal menjadi salah satu ekstrakurikuler favorit. Latihannya meliputi:

  • teknik dasar mengoper dan menendang bola,

  • strategi permainan,

  • serta latihan fisik agar tetap bugar.

Lewat futsal, siswa belajar pentingnya kerja sama tim, strategi, dan sportivitas. Menang atau kalah menjadi bagian dari proses belajar, bukan sekadar hasil akhir. Orang tua yang ingin anaknya punya gaya hidup aktif dan sehat bisa menjadikan futsal sebagai salah satu pilihan kegiatan positif.

PMR (Palang Merah Remaja): Peduli dan Siap Membantu

Ekstrakurikuler PMR membentuk siswa yang peduli dan tanggap terhadap situasi darurat. Mereka mempelajari:

  • pertolongan pertama sederhana,

  • cara menangani luka ringan,

  • pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan,

  • serta kegiatan sosial kemanusiaan.

Siswa PMR sering dilibatkan dalam kegiatan sekolah, seperti menjadi tim kesehatan saat acara besar. Dari sini, mereka belajar untuk peka terhadap kebutuhan orang lain dan tidak ragu membantu ketika diperlukan.

Pramuka: Mandiri, Tangguh, dan Suka Gotong Royong

Pramuka di SMK Labusta tetap menjadi salah satu pilar pembinaan karakter. Kegiatannya antara lain:

  • latihan rutin di sekolah,

  • permainan yang mengasah kerja sama,

  • kegiatan alam terbuka atau perkemahan (jika memungkinkan),

  • serta materi tentang kepemimpinan dan kemandirian.

Karakter yang dibangun dari Pramuka sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari: berani, jujur, bertanggung jawab, dan mampu bekerja sama dengan banyak orang.

Mengapa Ekstrakurikuler Penting untuk Masa Depan Siswa?

Bagi orang tua, mungkin muncul pertanyaan: “Apakah anak saya perlu ikut ekstrakurikuler?”
Jawabannya: sangat disarankan.

Melalui ekstrakurikuler, siswa:

  • belajar mengatur waktu antara pelajaran dan kegiatan,

  • menemukan minat dan bakat baru,

  • memiliki lingkungan pertemanan yang positif,

  • dan memiliki pengalaman yang bisa menjadi nilai tambah saat melamar kerja atau kuliah.

SMK Labusta melihat ekstrakurikuler sebagai ruang latihan kehidupan nyata. Di sinilah siswa belajar jatuh–bangun, merasakan kerja tim, dan memahami bahwa proses kadang lebih penting dari hasil.

Facebook
Twitter
LinkedIn