1. Home
  2. LDKS
  3. LDKS & KKI 2025 SMK Labusta: Melatih Kepemimpinan, Kemandirian, dan Wawasan Dunia Kerja

LDKS & KKI 2025 SMK Labusta: Melatih Kepemimpinan, Kemandirian, dan Wawasan Dunia Kerja

Table of Contents

Setiap tahun, SMK Lab Business School Tangerang (SMK Labusta) tidak hanya fokus pada kegiatan belajar mengajar di kelas, tetapi juga serius menyiapkan karakter dan mental siswa melalui berbagai program pembinaan. Dua di antaranya yang paling ditunggu adalah Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) dan Kegiatan Kunjungan Kerja Industri (KKI).

Keduanya dirancang sebagai satu rangkaian pembentukan siswa yang tidak hanya pintar secara akademik, tapi juga siap memimpin, siap bekerja, dan mampu beradaptasi dengan lingkungan baru.

Apa itu LDKS di SMK Labusta?

LDKS di SMK Labusta bukan sekadar “kegiatan baris-berbaris” atau upacara formal. Di sini, siswa diajak untuk:

  • mengenali potensi diri,

  • belajar bekerja sama dengan teman,

  • melatih keberanian untuk berbicara di depan umum,

  • dan belajar mengambil keputusan dalam situasi sederhana.

Kegiatan biasanya diisi dengan sesi materi kepemimpinan, permainan kelompok (outbound ringan), diskusi, dan simulasi peran. Guru-guru berperan sebagai pembimbing, bukan hanya pengawas. Tujuannya sederhana namun penting:
siswa memahami bahwa menjadi pemimpin itu dimulai dari hal kecil—mampu mengatur diri sendiri, disiplin, dan menghargai orang lain.

Bagi orang tua, LDKS ini menjadi langkah awal agar putra–putri tidak hanya nyaman berada di “zona aman” rumah dan kelas, tetapi juga berani bertemu lingkungan baru, belajar mandiri, dan bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan.

KKI 2025: Mengenal Dunia Kerja Sejak di Bangku SMK

Setelah dibekali dasar kepemimpinan dan kemandirian, siswa SMK Labusta juga diajak untuk melihat langsung suasana dunia kerja melalui Kegiatan Kunjungan Kerja Industri (KKI) 2025.

Di KKI, siswa berkunjung ke perusahaan, kantor, atau instansi yang relevan dengan jurusan masing-masing, misalnya:

  • siswa DKV ke percetakan, agensi kreatif, atau studio desain,

  • siswa Manajemen Perkantoran ke perkantoran modern atau instansi layanan publik,

  • siswa Akuntansi ke perusahaan yang memiliki departemen keuangan,

  • siswa Asisten Keperawatan / Caregiver ke fasilitas kesehatan atau lembaga pelayanan lansia.

Di sana mereka tidak hanya “melihat-lihat”, tetapi juga diajak mengamati:

  • bagaimana budaya kerja dibangun,

  • bagaimana karyawan berkomunikasi dengan atasan dan rekan kerja,

  • bagaimana kedisiplinan diterapkan,

  • dan bagaimana ilmu yang dipelajari di sekolah digunakan di lapangan.

Dengan cara ini, siswa mulai paham bahwa apa yang mereka pelajari di Labusta bukan teori kosong. Ada gambaran nyata: seperti apa kantor, pabrik, klinik, atau perusahaan yang mungkin suatu hari menjadi tempat mereka bekerja.

Manfaat LDKS & KKI Bagi Siswa dan Orang Tua

Bagi siswa, manfaat LDKS & KKI antara lain:

  • Lebih percaya diri saat berbicara dan berinteraksi.

  • Lebih berani mengambil tanggung jawab.

  • Punya gambaran realistis tentang dunia kerja.

  • Termotivasi untuk belajar lebih sungguh-sungguh karena melihat langsung kebutuhan industri.

Bagi orang tua, kegiatan ini membantu:

  • menilai kemandirian dan kesiapan anak di luar rumah,

  • melihat perkembangan sikap dan karakter anak setelah mengikuti kegiatan,

  • dan merasa lebih tenang karena sekolah tidak hanya mengajar, tetapi juga membimbing pembentukan mental dan sikap kerja.

Melalui LDKS & KKI 2025, SMK Labusta ingin menegaskan bahwa lulusan SMK bukan hanya “siap lulus”, tapi benar-benar dipersiapkan untuk melangkah ke tahap berikutnya: kuliah, bekerja, atau membuka peluang usaha sendiri.

Facebook
Twitter
LinkedIn