Layanan Penunjang Keperawatan & Caregiving
SMK Labusta

Kenapa Pilih Jurusan Layanan Penunjang Keperawatan & Caregiving di SMK Labusta?

Kurikulum terstruktur dan sesuai kebutuhan layanan kesehatan dasar

Materi disusun dari dasar – pengenalan tubuh manusia, perawatan sederhana, hingga kebersihan dan keselamatan pasien – sehingga siswa bisa mengikuti langkah demi langkah Tanpa lompat-lompat diganti dengan sesuai dengan SOP (Standar Operasional Prosedur) tindakan keperawatan

Porsi praktik yang besar, didukung lab keperawatan

Siswa tidak hanya belajar dari buku, tetapi rutin latihan di lab: mengukur tanda vital, membantu aktivitas harian pasien, serta simulasi situasi nyata di layanan kesehatan.

Penekanan pada sikap profesional dan tanggung jawab

Selain keterampilan teknis, siswa dibiasakan disiplin, menjaga kebersihan diri, rapi, dan menghormati pasien maupun tenaga kesehatan lain. Ini jadi modal penting ketika masuk dunia kerja atau kuliah.

Terhubung dengan dunia kerja lewat PRAKERIN

Melalui Praktik Kerja Industri, siswa berkesempatan belajar langsung di klinik, puskesmas, atau layanan perawatan resmi yang bekerja sama dengan sekolah, sehingga mengerti ritme kerja dan standar layanan yang sebenarnya.

Membuka banyak pilihan setelah lulus

Lulusan bisa memilih untuk langsung terjun ke layanan caregiving dasar melalui lembaga resmi, membantu usaha di bidang kesehatan, atau melanjutkan studi ke keperawatan, kebidanan, kesehatan masyarakat, dan bidang terkait lainnya.

Magang dan Pengalaman di Keperawatan

Siswa Layanan Penunjang Keperawatan & Caregiving juga mendapat kesempatan ikut Praktik Kerja Industri (PRAKERIN). Tempatnya bisa bervariasi, misalnya:

Klinik umum atau klinik spesialis,

Puskesmas atau fasilitas layanan kesehatan dasar,

Rumah sakit (sesuai kerja sama dan ketentuan yang berlaku),

FAQ Asisten Keperawatan SMK Labusta

Pertanyaan Seputar Jurusan Asisten Keperawatan di SMK Labusta
Apa bedanya Asisten Keperawatan SMK dengan perawat di rumah sakit?

Di SMK Labusta, siswa dipersiapkan sebagai asisten yang paham dasar-dasar keperawatan dan caregiving, bukan langsung sebagai perawat profesional. Untuk menjadi perawat penuh di rumah sakit, biasanya diperlukan pendidikan lanjutan (D3/S1 Keperawatan dan profesi). Jurusan ini adalah langkah awal yang bagus kalau ingin masuk dunia kesehatan.

Siswa akan banyak belajar lewat praktik di lab keperawatan, simulasi perawatan pasien, latihan komunikasi dengan pasien/keluarga, serta pembiasaan sikap profesional (kebersihan, kerapian, dan tanggung jawab). Teori tetap ada, tapi selalu dihubungkan dengan praktik nyata.

Ada. Siswa Asisten Keperawatan mengikuti PRAKERIN di tempat-tempat seperti klinik, puskesmas, fasilitas kesehatan, atau layanan caregiving resmi, sesuai kerja sama sekolah dan aturan yang berlaku. Di sana mereka belajar ritme kerja dan budaya dunia kesehatan.

Setelah lulus, siswa bisa:

  • Masuk ke dunia caregiving/home care lewat lembaga resmi,

  • Bekerja di bidang pendukung layanan kesehatan tertentu (sesuai regulasi),

  • Atau melanjutkan pendidikan ke D3/S1 Keperawatan, Kebidanan, Kesehatan Masyarakat, dan jurusan kesehatan lain.

Yang utama adalah kemauan untuk belajar dan melayani. Siswa akan dibiasakan hidup rapi, jaga kebersihan, disiplin waktu, dan belajar berempati. Orang tua bisa membantu dengan mendukung pola hidup sehat di rumah dan membiasakan komunikasi yang terbuka dengan anak.

Siap Jadi Perawat Muda yang Bukan Hanya Terampil, Tapi Juga Penuh Empati?

Mulai langkah pertamamu di dunia kesehatan dan caregiving dengan bekal ilmu dan praktik yang terarah.